Penikam Polisi di Palembang Mengaku Teroris, Ini Kata Polda Sumsel

Era Neizma Wedya
MI pelaku penikaman terhadap polisi. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Polda Sumatra Selatan (Sumsel) memastikan MI (34) penikam Bripka R, anggota Satlantas Polrestabes Palembang bukan jaringan terorisme. Hal ini sekaligus membantah pernyataan pelaku saat ditangkap.

"Kami pastikan tidak ada kaitannya penyerangan anggota polisi oleh jaringan terorisme," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, tidak ada bukti apa pun yang mengaitkan pelaku dengan jaringan terorisme di Indonesia. Dia mengatakan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam jenis pisau saat menggeledah kontrakan pelaku. 

"Pelaku ini hanya mengaku sebagai teroris karena mengalami gangguan kejiwaan," katanya.

Hasil pemeriksaan Subdit III Jatanras Polda Sumsel, diketahui pelaku sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang pada 2009 hingga 2011. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini

57 tahun lalu

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba dari 25 Kasus, Nilainya Tembus Rp2,29 Miliar

57 tahun lalu

Remaja di OKI Sumsel Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok dalam Kamar

57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Menegangkan! Penangkapan Bandar Narkoba di OKU, Polisi Ditikam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal