Penerjemah Biden pada 2008 Tertinggal di Afghanistan, Bagaimana Nasibnya?

Syarifudin
Mohammed bersama Joe Biden di suatu lembah di Afghanistan pada 2008 lalu. (Foto: Ist)

“Sebagai tim keamanan swasta dengan mantan perusahaan Blackwater dan tentara AS memantau setiap pejuang Taliban di dekatnya, kru mengirimkan panggilan darurat untuk bantuan. Di Lapangan Udara Bagram. Mohammed melompat ke dalam Humvee dengan Pasukan Reaksi Cepat dari Divisi Lintas Udara ke-82 dan berkendara berjam-jam ke pegunungan terdekat untuk menyelamatkan mereka,” ungkap laporan WSJ.

Aplikasi visa Mohammed macet setelah kontraktor pertahanan tempat dia bekerja kehilangan catatan yang dia butuhkan untuk aplikasinya.

“Penerjemah Afghanistan itu mencoba bergabung dengan ribuan orang yang mengerumuni bandara Kabul dalam upaya naik ke salah satu penerbangan evakuasi ke luar negeri, tetapi dia ditolak oleh pasukan AS,” bunyi laporan WSJ.

Dia mengatakan bisa masuk ke pesawat tetapi pasukan AS tidak mengizinkannya membawa istri dan empat anaknya bersamanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irjen Eko Indra Heri Resmi Tinggalkan Polda Sumsel

57 tahun lalu

Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda Sumsel hingga Koorsahli

57 tahun lalu

Covid-19 Sumsel Naik Lagi, Kasus Positif Baru Kembali di Atas 100 Orang

57 tahun lalu

5 Berita Terpopuler Hari Ini: Fakta OTT KPK Bupati Probolinggo hingga Pasukan AS Tinggalkan Afghanistan

57 tahun lalu

Pesawat Terakhir AS Terbang dari Kabul, Afghanistan Merdeka Sepenuhnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal