Pemecatan Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Sesuai Prosedur

Antara
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam (Antara)

OGANILIR, iNews.id - Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam buka suara terkait pemecatan 109 tenaga medis honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Menurutnya, keputusan itu sudah tepat.

"Sudah benar atau sesuai prosedur karena semua tuntutan sudah dipenuhi namun tidak ada respon baik," kata Ilyas Panji, Kamis (21/9/2020).

Ilyas menduga tuntutan alat pelindung diri (APD), insentif dan rumah singgah hanyalah alasan para tenaga medis honorer yang takut berhadapan dengan pasien corona atau Covid-19.

"Mereka meminta dilengkapi APD, padahal di rumah sakit ada ribuan, silahkan cek semuanya mulai dari kacamata, sarung tangan dan lain-lain," kata dia.

Ilyas menambahkan, untuk tuntutan rumah singgah, Pemkab Ogan Ilir telah menyiapkan 34 ruangan khusus di DPRD Ogan Ilir dengan fasilitas lengkap.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Jenazah Tenaga Medis Korban KKB Tiba di Rumah Duka Sorong, Tangis Keluarga Pecah

57 tahun lalu

Update 4 Nakes Diserang KKB di Tambrauw, 2 Tewas 2 Selamat Lari ke Pos TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal