Ormas Islam Desak Tutup Hiburan Malam di OKU yang Terkenal hingga ke Lampung

Antara
Ormas Islam bertemu dengan Plh Bupati OKU Edward Chandra. (Foto: Ist)

Sekretaris GNPF Ulama Muslim OKU, Baijuri menegaskan berdasarkan hasil investigasi di tempat-tempat usaha tersebut sudah disalahgunakan sebagai sarana transaksi seks, penyedian minuman keras dan kemaksiatan lain. 

"Bahkan tempat-tempat maksiat di Baturaja ini sudah terkenal hingga ke Provinsi Lampung. Tidak ada gunanya jika hanya dilakukan razia karena pasti bocor. Kami minta agar segera ditutup apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan," kata dia.

Menanggapi itu Plh Bupati OKU Edward Chandra meminta para ulama bersabar dan menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkis menutup tempat hiburan malam.

"Permasalahan ini akan segera ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait, di antaranya Polres, Dandim, Kejari, termasuk ormas," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinjau Vaksinasi Jaksa, Herman Deru Optimis Sumsel Segera Keluar dari Pandemi

57 tahun lalu

6 Daerah di Sumsel Prioritas Pencegahan Karbutla, 9000 Personel Disiagakan

57 tahun lalu

Sumsel Kembali Terima 30.950 Vaksin, Segera Dikirim ke 17 Daerah

57 tahun lalu

Kabupaten OKU Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

57 tahun lalu

Kabupaten OKU Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal