Ormas Islam Desak Tutup Hiburan Malam di OKU yang Terkenal hingga ke Lampung

Antara
Ormas Islam bertemu dengan Plh Bupati OKU Edward Chandra. (Foto: Ist)

BATURAJA, iNews.id - Sejumlah organisasi massa Islam mendesak Pemkab OKU menutup tempat hiburan malam dan warung remang-remang. Selain jadi sarang maksiat, tempat hiburan malam di Baturaja ini mencoreng nama daerah karena sudah terkenal hingga Lampung.

Ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, FUI, PA 212, Relawan Laskar Islam dan Bang Japar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini meminta agar Pelaksana Harian Bupati OKU, Edward Candra, bertindak tegas menutup tempat hiburan malam di wilayah itu.

"Penutupan tempat usaha di antaranya karaoke, panti pijat, salon atau spa plus-plus dan warung remang-remang ini karena diduga menjadi tempat sarang maksiat," kata Koordinator Ormas Islam OKU, Alikhan, di Baturaja, Jumat (19/3/2021).

Alikhan menegaskan akan mengerahkan seluruh laskar ormas dan umat Islam untuk menutup seluruh usaha yang dijadikan tempat maksiat dan sarang peredaran narkoba, jika penanganan dari pemerintah daerah setempat terkesan lamban ditindaklanjuti.

"Karena masyarakat OKU sudah lama resah dengan banyaknya tempat hiburan malam khususnya kafe dan panti pijat yang beroperasi di Baturaja ini," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinjau Vaksinasi Jaksa, Herman Deru Optimis Sumsel Segera Keluar dari Pandemi

57 tahun lalu

6 Daerah di Sumsel Prioritas Pencegahan Karbutla, 9000 Personel Disiagakan

57 tahun lalu

Sumsel Kembali Terima 30.950 Vaksin, Segera Dikirim ke 17 Daerah

57 tahun lalu

Kabupaten OKU Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

57 tahun lalu

Kabupaten OKU Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal