MUI Blak-blakan soal Larangan Salat Idul Fitri di Palembang

Dede Febriansyah
Ketua MUI Palembang Saim Marhadan. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Larangan salat Idul Fitri yang diputuskan menjelang akhir Ramadan serta tidak diimbangi dengan penutupan pusat keramaian terus menjadi perbincangan. Termasuk Ketua MUI Kota Palembang akhirnya angkat bicara.

Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kota Palembang, Saim Ramadan menilai, sudah seharusnya aturan dari pemerintah harus diikuti. Namun, yang saat ini dikhawatirkan yakni para pengurus masjid yang tetap berniat melangsungkan salat Idul Fitri di masjid.

"Jauh hari sebelum adanya larangan salat Idul Fitri, para pengurus masjid pastinya sudah memiliki persiapan seperti pemesanan tenda, khotib juga sudah dipersiapkan. Sementara edaran larangan salat Idul Fitri baru didapat. Lain halnya seperti tahun kemarin, dimana sebelum masuk bulan Ramadan edaran terkait larangan ibadah di masa pandemi sudah diedarkan," katanya, Jumat (7/5/2021).

Meskipun begitu, Saim Ramadaan menegaskan bahwa pihaknya telah memberi imbauan kepada seluruh masjid di Palembang untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri. Namun, jika memang masih mau menggelar, maka pengurus masjid dan warga harus mampu menerapkan prokes dengan ketat.

Kalau perlu di setiap masjid disiapkan aparat penegak hukum untuk memantau penegakan prokes selama dilangsungkannya salat Idul Fitri. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sentil Keramaian Mal, Ulama Palembang Berharap Salat Idul Fitri Tetap Boleh

57 tahun lalu

Dilarang Mudik, Perempuan Ini Nangis di Stasiun Kertapati Palembang 

57 tahun lalu

Beredar Dugaan Petugas Loloskan Pemudik di Palembang, Ombudsman: Bisa Fatal

57 tahun lalu

Kemenag Imbau Warga Palembang Patuhi Anjuran Salat Idul Fitri di Rumah

57 tahun lalu

Nekat Masuk ke Mesuji, 25 Mobil dari Palembang Dipaksa Putar Balik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal