Muhammadiyah: Sholat Tarawih di Rumah Bila Ada Penularan Covid-19  

Vitrianda Hilba Siregar
Muhammadiyah. (Foto: Ist)

Sementara pada ibadah salat di bulan Ramadaan 1442 Hijriah, dia tetap menyarankan supaya shaf jamaah salah dilakukan dengan berjarak. Serta pintu dan ventilasi udara yang masuk dan keluar masjid supaya dibuka saat berjamaah, termasuk juga membatasi jumlah jamaah dari kapasitas yang disediakan oleh masjid.

“Kegiatan bersama di masjid atau mushola yang melibatkan banyak orang dan didalamnya terdapat perilaku yang berpotensi penyebab penyebaran virus corona, seperti makan bersama tidak dianjurkan,” katanya.

4. Sementara untuk salat Idul Fitri dapat dilakukan di lapangan kecil atau tempat terbuka di sekitar tempat tinggal dalam jumlah yang tidak membawa kerumunan besar, dengan beberapa protokol yang harus diperhatikan. Tuntunan ini telah dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah sebelum Ramadhan 1441 tahun lalu.

Hal ini sebagai upaya mewujudkan kemaslahatan dan kemaslahatan itu sendiri merupakan maqasidu syariah (suatu yang menjadi tujuan syariah).

"Jadi syariah itu diturukan oleh Allah SWT bukan untuk mensukar-sukar manusia. Allah dalam agama itu tidak menginginkan menyempitkan manusia, tetapi adalah mewujudkan maslahah," ujarnya

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Segera Miliki PLTU Mulut Tambang, Target Beroperasi Maret 2020

57 tahun lalu

Komentari Dana Bangub Sumsel, Ini Kata Djazuli Kuris

57 tahun lalu

Gubernur Sumsel Ingatkan Ancaman Covid-19 Makin Meningkat

57 tahun lalu

Dukung Moeldoko, 3 Ketua DPC dan 4 Kader Demokrat di Sumsel Dipecat

57 tahun lalu

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Mulai 13 April 2021

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal