Mitos Pohon Cinta di Pulau Kemaro Palembang, Destinasinya Para Bucin

berli
Pohon dalam mitos pohon cinta di Pulau Kemaro Palembang. (Foto: Isti)

Melihat itu, Siti Fatimah yang begitu mencintai Tan Bun An juga terjun untuk menyusul. Namun sayang, Siti Fatimah juga tidak kunjung kembali. Kemudian di lokasi Tan Bun An dan Siti Fatimah terjun itu munculah pulau yang kemudian kini dikenal Pulau Kemaro. 

Kemaro berasal dari kata kemarau yang berarti pulau tersebut tidak tenggelam saat Sungai Musi pasang. Banyak yang meyakini gundukan tanah di sekitar kelenteng makam keduanya. 

Di Pulau Kemaro juga terdapat pohon yang menurut mitosnya itu pohon cinta. Siapa pun menuliskan namanya dan nama pasangannya, diyakini hubungannya akan langgeng. Masih banyak pengunjung yang meyakini mitos tersebut, bahkan ada yang segaja mencari jodoh dengan menuliskan nama orang yang disenanginya di pohon cinta itu.

Di sekitar pohon sudah dipasangi pagar dan pengumuman larangan membuat coretan. Karena warga sekitar risih dan tidak percaya dengan mitos pohon cinta dapat melanggengkan hubungan.

Namun begitu, tetap kembali pada setiap wisawatan yang datang, apakah percaya dengan pohon cinta? 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos 10 Gudang Penimbunan BBM di Sumsel Tidak Ditangkap, Ternyata Ini Alasannya 

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 26 Pengedar dan 7 Pemakai Narkoba

57 tahun lalu

Waspada, Palembang dan Beberapa Wilayah Sumsel Bakal Diguyur Hujan 

57 tahun lalu

10 Gudang Penampungan BBM Ilegal di Sumsel Disegel Polisi

57 tahun lalu

Cuaca Akhir Pekan: Pagi Sumsel Cerah Berawan, Siang - Malam Sebagian Wilayah Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal