Mengintip Konsep Penataan Pulau Kemaro, Nami Island Korea hingga Bandar Sriwijaya

Antara
Pulau Kemaro yang berada di tengah Sungai Musi. (Foto: DinasPUPR Palembang)

Tim Ahli PT Brana Bumi Lestari Benny Herlambang mengatakan konsep Bandar Sriwijaya membutuhkan dana Rp200 miliar untuk pengerjaan fisik dengan waktu penataan selama dua tahun.

"Kami akan hadirkan Taman Budaya Sriwijaya dalam bentuk wisata, karena konsepnya mengembangkan ekosistem dan budaya Sriwijaya," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani mengatakan pematangan konsep Pulau Kemaro akan melibatkan multipihak agar penataannya tidak melanggar aturan-aturan yang ada. "Sejarawan dan budayawan juga akan dilibatkan," ujarnya.

Pemkot Palembang juga terus menyiapkan area Pulau Kemaro dengan menyelesaikan pembangunan tanggul penahan air Sungai Musi serta membuat sarana dan prasarana pendukung melibatkan dana CSR BUMD dan BUMN.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Museum Balaputra Dewa Siapkan Ruang Khusus Benda Temuan di Sungai Musi

57 tahun lalu

Cegah Banjir di Palembang, Belasan Anak Sungai Musi Dibersihkan

57 tahun lalu

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Ditiadakan akibat Pandemi

57 tahun lalu

Kota Palembang Kembangkan Wisata Air di Pulau Kemaro

57 tahun lalu

Pengembangan Pulau Kemaro, Palembang Mengadopsi Ancol untuk Wisata di Delta Sungai Musi  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal