LUBUKLINGGAU, iNews.id - Bangunan Masjid Musi Al Mualaf di Kota Lubuklinggau bikin warga penasaran dan menyebutnya Masjid Cheng Ho-nya Lubuklinggau. Arsitekturnya yang khas China, dengan warna merah menyala dipadukan warna kuning, menjadi pusat perhatian warga, sehingga ramai dikunjungi masyarakat.
Masjid yang terletak di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, menjadi salah satu tujuan wisata religi baru di Kota Lubuklinggau, sejak diresmikan beberapa waktu lalu.
Sekretaris Masjid Musi Al Muallaf, Sepriyanto mengungkapkan, Masjid Musi Al Mualaf ini dibangun oleh seorang warga keturunan Tionghoa mualaf bernama Agussyah. "Ia sengaja membangun masjid ini sebagai bentuk kecintaannya kepada agama yang dianutnya saat ini," tuturnya.
Sekarang warga menyebutnya sebagai Masjid Cheng Ho -nya Lubuklinggau, karena ornamennya sangat mirip Masjid Cheng Ho di Kota Palembang. "Masjid ini diberi nama Masjid Musi Al Mualaf karena pewakafnya orang Tionghoa mualaf, dan istrinya kebetulan warga suku Musi. Jadi namanya perpaduan nama suku dan agama," katanya.
Ditambahkan oleh Sepriyanto, untuk warna merah dan kuning emas ini sengaja dipilih karena permintaan istri dari yang memberi wakaf agar diberi warna merah dan ornamen Tionghoa , mengikuti budaya dari suaminya.