Masjid Merah di Lubuklinggau, Cinta China Mualaf di Tanah Musi

Era Neizma Wedya
Masjid Musi Al Mualaf di Kota Lubuklinggau. (Foto: Era)

Ia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kota Lubuklinggau, ke depan agar pengurus masjid mampu membangun pagoda dan memperlebar area lahan parkir masjid. 

Sejak rampung penggarapannya pada Idul Fitri tahun lalu, masjid dengan luas bangunan 16 x 20 meter tersebut, mampu menampung 300 jamaah, dan sudah dimanfaatkan warga untuk beribadah sehari-hari. "Untuk ramadan tahun ini, masjid ini menggelar tarawih perdana. Alhamdulillah antusias masyarakat tinggi," ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, selain jamaah warga lokal, juga banyak jamaah dari luar wilayah Kali Kesik yang merasa penasaran dengan keunikan dan keindahan arsitektur masjid bernuansa Tionghoa ini.

"Bukan hanya warga Lubuklinggau, yang datang karena penasaran terutama saat sebelum bulan suci Ramadan kemarin. Bahkan ada yang sengaja datang dari Provinsi Bengkulu, untuk foto-foto dan salat," katanya.

Selama bulan suci Ramadan, Masjid Musi Al Mualaf ini menyediakan buka puasa bersama untuk jamaah yang datang ke masjid ini. Kemudian setiap menjelang berbuka puasa ada kultum dan selesai tarawih dilanjutkan tadarus Alquran.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Praktisi Hukum Dukung Polisi Bersihkan Sumsel dari Kampung Narkoba

57 tahun lalu

Pemprov Sumsel Siapkan Rp20 Miliar Untuk Danau OPI, Intip Rencananya

57 tahun lalu

Ini Jadwal Buka Puasa 14 April untuk Kota Lubuklinggau dan Sekitarnya

57 tahun lalu

Jelang PSU di PALI, Ini Pesan Gubernur Herman Deru ke KPU Sumsel

57 tahun lalu

Polisi di Lubuklinggau Dipecat Tanpa Hormat karena Tak Pernah Dinas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal