Dia menuturkan, dalam kondisi luka, korban berusaha menyelamatkan diri. Pelaku justru mengeluarkan senjata tajam berupa parang dan diduga mencoba mengejar korban dan rekan-rekannya.
Korban dan rombongan segera kabur menggunakan kendaraan. Edi sempat dilarikan ke puskesmas terdekat oleh keluarga, namun karena luka cukup serius, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Rupit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saat korban masih dalam penanganan medis. Sementara itu, kakaknya, Teguh telah membuat laporan ke Polres Muratara terkait kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi telah koordinasi dengan Polsek setempat dalam penyelidikan insiden tersebut.
"Benar, saat ini kita sedang melakukan penyelidikan dan masih berkoordinasi dengan pihak polsek juga," katanya.