Ia menjelaskan bahwa positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah pemeriksaan yang dilakukan naik menjadi 27 persen dari 25 persen dalam dua bulan di wilayah Sumsel.
Menurut data Dinas Kesehatan Sumsel pada 24 Januari 2021 jumlah total warga yang menjalani pemeriksaan sampel usap saluran nafas sebanyak 54.112 orang dan 13.688 orang atau 27 persen di antaranya dinyatakan positif terserang Covid-19.
Pemerintah daerah, menurut dia, berusaha menurunkan positivity rate sampai di bawah lima persen.
Iche menjelaskan, penambahan kasus penularan Covid-19 di Sumsel sebagian besar kibat peningkatan mobilitas masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Dia menyarankan pemerintah kabupaten/kota mengevaluasi penerapan peraturan daerah mengenai penegakan protokol kesehatan serta meningkatkan kapasitas pemeriksaan untuk menekan penularan Covid-19. "Temukan sebanyak mungkin kontak erat, jangan takut mengungkap data kasus," katanya.
Di Sumsel, jumlah pasien Covid-19 yang sudah sembuh mencapai 11.162 orang (81,55 persen) dan pasien yang meninggal karena penyakit itu 683 orang (5,02 persen). Jumlah pasien Covid-19 yang masih menjalani karantina mandiri dan perawatan sebanyak 1.843 orang.