Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 315 Nakes RS Pusri Mulai Divaksin, Dirut yang Pertama
Advertisement . Scroll to see content

Polda Sumsel Tegaskan Dokter Meninggal dalam Mobil Bukan karena Vaksin Sinovac

Senin, 25 Januari 2021 - 17:08:00 WIB
Polda Sumsel Tegaskan Dokter Meninggal dalam Mobil Bukan karena Vaksin Sinovac
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Polda Sumatera Selatan menegaskan kejadian meninggalnya seorang dokter di Kota Palembang bukan karena vaksin Sinovac meski terdapat rekam vaksinasi sehari sebelumnya. Dokter bernama Jamhari Farzal (49) disebutkan meninggal karena serangan jantung.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, mengatakan dokter Jamhari Farzal (49) meninggal karena serangan jantung berdasarkan hasil visum luar Biddokes RS Bhayangkara Palembang.

"Kami tidak melakukan visum pemeriksaan dalam karena tidak ada tanda-tanda kekerasan dan keluarga korban juga tidak menginginkan adanya autopsi," ujarnya di Palembang, Senin (25/1/2021).

Sebelumnya dokter Jamhari ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya yang terparkir di Alfamart Sultan Muhammad Mansyur Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang pada Jumat (22/1) pukul 21.00 WIB.

Saat ditemukan pertama kali di dekat korban terdapat satu kaplet obat Nitrokaf Retard berisi 10 kapsul, namun satu kapsul sudah hilang. Setelah berkonsultasi dengan tim ahli, Nitrokaf Retard diketahui sebagai obat untuk penderita jantung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut