Sementara para orang tua murid yang baru mengantarkan anaknya ke sekolah, langsung membawa pulang anaknya setelah mendapat pengumuman. Para orang tua juga mengaku khawatir jika tetap harus bersekolah, anak-anak akan terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kualitas udara yang tidak sehat.
“Liburnya tadi diberitahu mendadak karena asap semakin tebal. Tadi anak saya sudah sempat ke sekolah, trus disuruh pulang karena asapnya semakin tebal. Memang dengan kondisi seperti ini bernapas juga susah,” kata orang tua murid, Dewi.
Para guru juga mengimbau kepada para murid untuk tetap belajar di rumah. Rencananya aktivitas sekolah akan berjalan seperti biasa pada Kamis mendatang jika kabut asap sudah berkurang. Namun, sekolah masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan.