Israel Tutup Masjid Al Aqsa bagi Non-Muslim Selama 10 Hari Terakhir Ramadan

Rahman Asmardika
Israel berlakukan status quo dengan melarang non-muslim memasuki Masjid Al Aqsa selama 10 hari terakhir Ramadan. (Foto: Ist)

Polisi datang ke kompleks untuk mencegah kerusuhan, yang mengarah ke bentrokan. Sekira 400 warga Palestina ditangkap dan lebih dari 150 terluka. Polisi mengatakan mereka menunggu sholat subuh berakhir sebelum memasuki Temple Mount untuk membubarkan para perusuh, beberapa di antaranya melemparkan batu ke Tembok Barat di bawah.

Video di media sosial, yang menunjukkan polisi Israel menyerang warga sipil dengan tongkat dan memasuki masjid, memicu kecaman dari tetangga Arab Israel. Yordania dan Uni Emirat Arab memanggil duta besar Israel ke negara mereka untuk menyampaikan protes. Sementara itu Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan PBB mengeluarkan pernyataan yang menyerukan ketenangan.

Israel mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan status quo di situs tersebut dan menunjuk pada penangkapan ekstremis Yahudi yang berusaha melakukan pengorbanan Paskah di situs tersebut dengan menyembelih seekor kambing, sebuah rencana yang telah memicu kemarahan warga Palestina.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arab Saudi Minta Keberingasan Israel Terhadap Masjid Al Aqsa Dihentikan

57 tahun lalu

Arab Saudi Desak Masyarakat Internasional Hentikan Keberingasan Israel terhadap Masjid Al Aqsa

57 tahun lalu

Israel Serang Masjid Al Aqsa, Ratusan Warga Palestina Terluka

57 tahun lalu

Masjid Al Aqsa Diserang Israel Setiap Hari, Presiden Palestina Mengadu ke Putin

57 tahun lalu

Presiden Palestina Abbas Ngadu ke Putin Masjid Al Aqsa Diserbu Israel Setiap Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal