Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina, Ini Reaksi Tak Terduga Kedubes AS

Berlianto
Kedubes AS mengencam tindakan Israel menghancurkan rumah warga Palestina-Amerika di Yerusalem. (Foto: Ist)

YERUSALEM, iNews.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalem mengecam tindakan Israel menghancurkan rumah keluarga seorang Palestina - Amerika. Dalam teguran yang jarang terjadi ini, AS menyatakan tidak boleh rumah seluruh keluarga dihancurkan karena tindakan satu individu. 

Penghancuran rumah keluarga Muntasir Shalabi, seorang Palestina-Amerika, yang ditangkap pada Mei lalu karena menembak mati seorang warga sipil Israel di sebuah pos pemeriksaan daerah Nablus.

Pada hari Kamis, pasukan Israel meledakkan bahan peledak, menghancurkan rumah keluarga Muntasir Shalabi. Itu dilakukan setelah Pengadilan Tinggi Israel bulan lalu menolak petisi yang diajukan oleh keluarganya yang berpendapat bahwa tempat tinggal utama Shalabi adalah di AS karena ia hanya menghabiskan satu atau dua bulan dirumahnya di Ramallah setiap tahun.

Istri Shalabi yang terasing dan tiga anaknya kehilangan tempat tinggal setelah pembongkaran. "Seperti yang kami nyatakan berkali-kali, rumah seluruh keluarga tidak boleh dihancurkan karena tindakan satu individu," kata kedutaan AS dalam teguran yang jarang terjadi setelah pembongkaran seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (9/7/2021).

Sementara pernyataan itu meminta Palestina dan Israel untuk menahan diri dari langkah-langkah sepihak yang memperburuk ketegangan dan melemahkan upaya untuk memajukan solusi dua negara yang dinegosiasikan, dikatakan penghancuran rumah-rumah Palestina sebagai hukuman adalah salah satu langkah yang memperburuk ketegangan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Berpotensi Hadapi Hujan Lebat Disertai Angin

57 tahun lalu

Positif Covid-19 Bertambah 38.391 Sehari, Sumsel Sumbang 296 Kasus 

57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

57 tahun lalu

Vaksin Covid Segera Kedaluwarsa, Israel Sepakati Pertukaran 700.000 Dosis dengan Korsel

57 tahun lalu

Tentara Israel Serang Penjara Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal