Untuk mengantisipasi penyakit DBD, kata Zulkhair, pihaknya juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran penyakit DBD, karena Sumsel merupakan kasus tertinggi DBD di tingkat Nasional.
"Untuk mengantisipasi penyakit DBD harus tetap melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menerapkan 3 M yakni menguras, menutup, dan mengubur," kata dia.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Sumsel, Mulyono mengatakan, kasus DBD di Sumsel mencapai ribuan. Kasus ini terjadi sejak awal tahun 2020 hingga Mei 2020 di 17 kabupaten dan kota di Sumsel.
“Dari ribuan kasus yang tercatat ada tiga orang meninggal dunia yang berasal dari Kabupaten Muara Enim, Banyuasin dan Muratara," kata dia.
Mulyono menambahkan, dari jumlah itu, data tertinggi kasus DBD ada di kota Palembang dengan 360 kasus. Mulyono mengimbau agar masyarakat di Sumsel waspada dan hati-hati dengan DBD.