Hotman Paris Sarankan Korban Pemukulan Anggota DPRD Palembang Tidak Berdamai

Dede Febriansyah
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyarankan korban pemukulan anggota DPRD Kota Palembang untuk tidak berdamai. (Foto: MPI/Dede Febriansyah)

Hotman mengatakan, dirinya memerhatikan kasus pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Palembang kepada Julita.

"Pelaku pemukulan kini telah berstatus sebagai tersangka dan ditahan di Polrestabes Palembang guna penyidikan kelengkapan berkas sebelum dilimpahkan ke Pengadilan," ujar Hotman.

Dia mengisyaratkan, perkara penganiayaan yang dilaporkan oleh Julita dengan sangkaan Pasal 351 tentang Penganiayaan juga menambahkan sangkaan pasal tentang penghinaan dengan Pasal 311 dan 315.

Julita menjelaskan, pascakejadian pemukulan tersebut dirinya langsung membuat laporan ke Polsekta Ilir Barat I Palembang pada 5 Agustus 2022 lalu.

"Saya langsung lapor ke Polsekta Ilir Barat 1, dan oknum DPRD itu beberapa kali di panggil oleh penyidik namun selalu mangkir dengan alasan sedang dinas di luar. Memang sempat ada saran dari penyidik untuk berdamai saja," ucapnya.

Julita menegaskan M Syukri Zen pelaku pemukulan tersebut tidak pernah secara langsung meminta maaf dan mengajak berdamai.

"Tidak pernah, bahkan dia juga melaporkan saya pada 18 Agustus lalu dengan pasal pengeroyokan," ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba dari 25 Kasus, Nilainya Tembus Rp2,29 Miliar

57 tahun lalu

Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok saat Antre Solar di SPBU, Dihujani 7 Tikaman

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal