Hoaks Hiasi Pilkada OKU, Penggiat Medsos Lapor Gakkumdu

Widori Agustino
Penggiat media sosial OKU laporkan sejumlah akun diduga sebarkan hoaks dan kampanye hitam. (Foro: Widori Agustino)

BATURAJAiNews.id - Komunitas Netizen Anti Hoaxs (NET.AH) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya melaporkan dugaan pelanggaran pilkada ke sentra Gakkumdu. Penggiat media sosial resah dengan banyaknya akun menyebar hoaks menjelang pilkada OKU.

Hal ini ditempuh setelah sebelumnya pihaknya telah mensomasi beberapa akun medsos namun tidak direspon atau tidak ada itikat baik.

"Setelah melayangkan peringatan, akhirnya kami melaporkan hal ini ke Bawaslu/ Gakkumdu," ujar kuasa hukum NET.AH Saiful Mizan didampingi Direktur NET.AH, Syakirin Edo Lugan, Kamis (5/11/2020).

Saiful menjelaskan, bahwa aktivitas akun-akun yang mengeluarkan kata-kata hujatan, ujaran kebencian hingga bermotif fitnah, cenderung berada dalam satu grup di facebook. Yakni grup Kotak Kosong OKU.

"Ya. Grup itu kami laporkan. Karena reaksi yang muncul berkaitan dengan Pilkada berdasar pantauan dari kawan-kawan NET.AH ini, dari situ," ujar Saiful.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Hoaks Hasil Pilpres AS Bermunculan, Ini yang Dilakukan YouTube

57 tahun lalu

Memprihatinkan, Penggiat Medsos Sebut Masih Banyak Penyebar Hoaks di OKU

57 tahun lalu

Temukan Kabar Bohong di Medsos terkait Pemilu 2024, Lapor ke Jabar Saber Hoaks via WA

57 tahun lalu

Upaya Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Kemenkominfo Bentuk Satgas Antihoaks

57 tahun lalu

Wakil Dekan Fikom Unisba: Tular Nalar bagi Milenial dan Gen Z Bisa Tepis Hoaks Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal