Guru Besar USU Nyatakan Sikap Prihatin Hilangnya Etika Berdemokrasi di Era Jokowi

Wahyudi Aulia Siregar
Guru besar USU menyampaikan sikap prihatian atas hilangnya etika berdemokrasi. (Foto: MPI)

2. Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya untuk tetap netral, jujur dan dan adil, serta mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

3. TNI dan Polri untuk tetap netral, dan bekerja secara profesional dan maksimal untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Dalam menyampaikan pernyataan sikap ini terlihat beberapa guru besar seperti Prof Dr Ningrum Sirait, Prof Dr Budiman Ginting, Prof Dr Robert Sibarani, Prof Sondang Pintauli dan Mantan Rektor USU, Prof Running Sitepu. Hadir pula kalangan alumni seperti Harizal Sipayung, Roy Fachraby Ginting dan mantan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lecehkan Mahasiswi

57 tahun lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

57 tahun lalu

Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Diteror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal