Gudang BBM Ilegal di Palembang Digerebek, Sopir Truk Tangki Pertamina Diburu

Dede Febriansyah
Dua tersangka dan barang bukti dari penggerebekan gudang BBM ilegal di Kramasan Kertapati, Palembang. (Foto: Dede F)

Dua pelaku yang ditangkap dan kini menjadi tersangka, yakni DAA selaku pemilik gudang dan MK pengoplos minyak.

Adapun modus pengoplosan yang dilakukan yakni dengan mengambil BBM ilegal dari Muba dan dibawa ke gudang tersebut. Kemudian minyak ilegal itu dicampur dengan BBM industri non subsidi yang diantar oknum ekspedisi atau transportir. Setelah dicampur, BBM industri non subsidi oplosan itu dipasok ke sejumlah perusahaan rekanan Pertamina. 

"Modusnya itu, pelaku ini mengambil dua ton minyak ilegal dari Muba. Kemudian truk tanki BBM industri yang resmi mampir ke gudang tersebut sebelum mengantarkannya ke konsumen. Dari total delapan ton BBM industri resmi itu, du ton di antaranya disingkirkan pelaku, sementara enam ton lagi dioplos dengan dua ton BBM ilegal dengan bahan kimia dan air keras agar menyerupai bbm industri asli," katanya.

Usai dioplos, sopir mengantarkannya ke konsumen. Sementara dua ton BBM industri yang sudah disingkirkan tadi disimpan pelaku diduga untuk kembali dioplos dan dijual ke tempat lain.

Kedua tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 54 Undang-undang 2021 Tentang Minyak dan Gas Bumi, ancaman hukuman 6 tahun kurungan penjara dan denda Rp60 miliar.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Didesak Tangkap Harun Masiku, DPO yang Juga Mantan Caleg Dapil Sumsel 1

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel: Waspada Hujan Disertai Angin di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

Beredar Kabar Pemilik Kebun Ganja Ditembak dan Dibuang ke Jurang, Ini Penjelasan Polda Sumsel

57 tahun lalu

Pasangan Dukun Palsu Nyaris Dihakimi Warga usai Tipu Korbannya di OKU Sumsel

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel 6 Januari 2023, Cek di Sini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal