Setelah pelaku pergi, Wahid dan istrinya berjalan kaki untuk mencaro pertolongan. Beruntung, keduanya diantar mobil bus Bengkulu ke Polsek Kertapati.
"Kondisi istri merasakan sakit perutnya karena hamil 7 bulan. Saat ini istri saya dirawat di RS Umum Palembang," lanjutnya.
Sementara itu, Pamit III SPKT Polda Sumsel AKP Aidil membenarkan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang menjadi korban begal.
"Kami bersama Polres Ogan Ilir telah melakukan olah TKP. Sementara korban kehilangan sepeda motor, laptop dan dua buah ponsel," kata Aidil.