Merasa terancam, Wahid dan istrinya yang mengendarai Yamaha Aerox Nws sempat memacu sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.
Namun, Wahid terhenti setelah mendengar letusan senjata api. Keduanya jatuh karena terpaksa mengerem mendadak saat mendengar suara senjata api.
"Motor aku terjatuh mendengar suara tembakan, membuat kami berdua pasrah harta benda kami diambil," kata dia.
Wahid saat itu dalam kondisi ketakutan dan pasrah, dia terpaksa menyerahkan sepeda motor, laptop, dua ponsel kepada pelaku.
"Kami diancam pelaku. Kamu diam jangan banyak cerito kami cuman ngambek motor kalau kamu dak galak kami tembak," kata korban menirukan ucapan pelaku.