Biduan di Lubuklinggau Jadi Otak Pengeroyokan Sopir Travel, Ngaku Dilecehkan Ternyata Halusinasi

Era Neizma Wedya
Biduan di Lubuklinggau Jadi Otak Pengeroyokan Sopir Travel (Foto: Istimewa)

LUBUKLINGGAU, iNews.id -Biduan tempel berinisial DS (21) ditangkap polisi lantaran menjadi otak penganiyaan sopir travel, Rabu (15/11/2023). DS mengaku dilecehkan korban rupanya berhalusinasi lantaran mengonsumsi pil ekstasi.

Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Nyoman Sutrisna membenarkan telah  pengamanan salah satu tersangka seorang wanita. Sedangkan tiga rekan tersangka yakni R, I dan J masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kejadian penganiayaan dilakukan tersangka bersama temannya berawal pada Senin (13/11/2023) sekitar pukul  14.30 WIB di Desa Mangun Jaya Sekayu. Tersangka DS memesan travel mobil Toyota Innova yang dikemudikan korban U dengan tujuan ke Lubuklinggau.

Saat tersangka naik, dalam mobil itu sudah ada tiga penumpang lainya, yaitu saksi P duduk di kursi depan samping sopir dan saksi N serta K yang duduk di kursi tengah. Sementara tersangka DS duduk di kursi tengah dekat pintu samping.

Saat di perjalanan, sesampai di Kecamatan Lakitan Kabupaten Mura, tersangka DS berpindah tempat duduk di kursi belakang seorang diri.

"Saat duduk di bagian belakang tersebut kemudian tersangka Diana mengirimkan pesan WA kepada pelaku RS (DPO) mengatakan bahwa tersangka  DS selama di perjalanan di dalam mobil mendapatkan ancaman dari sopir dan mengalami penganiayaan," kata Nyoman Sutrisna, Kamis (16/11/2023).

DS menuduh sopir sengaja membuat tersangka  tidak nyaman. Bahkan DS menyebutkan sopir bersekongkol dengan penumpang lain. Kemudian tersangka DS meminta  Runtuk menunggu di Simpang Periuk Lubuklinggau dengan mengajak kawan lainnya. 

Tersangka DS menjelaskan terdapat dua laki-laki lainnya di dalam mobil yang telah bersekongkol dengan sopir. Kemudian R pun mengajak  I dan pergi ke Simpang Periuk untuk menunggu kedatangan tersangka DS tersebut.

Setibanya ketiga pelaku di mobil kemudian tersangka Diana sambil merekam langsung berteriak-teriak dan menunjuk-nunjuk ke arah sopir. Tersangka DS berteriak, "Itu nah wongnyo yang sudah nganiayo aku, ngancam aku, nak jebak aku, ini kelompoknyo galo."

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

2 Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Maut di Bondowoso Ditangkap di Konter HP Jember

57 tahun lalu

Pemuda Dikeroyok dan Ditikam di Gowa, Pelaku Tersinggung Ditegur Knalpot Mobil Berisik 

57 tahun lalu

Halusinasi usai Pakai Sabu, Ayah di Tulang Bawang Barat Tega Tikam Anak Kandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal