Pelaku yang bersimbah darah karena mengalami luka di sekujur tubuh, akhirnya dapat diselamatkan dari amukan warga. Namun, Reza malah ikut dipukuli dan diteriaki warga karena disangka juga maling.
"Awalnya warga mengira saya temannya pelaku ini dan sempat ikut dipukul. Saya teriak, hoi, aku ini polisi sambil menunjukkan senjata api. Baru setelah itu warga bubar dan pelaku ini berdarah-darah tapi masih selamat," kata Reza.
Akibat aksi warga, Briptu Muhammad Reza yang dikeroyok harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya lemas. Korban saat ini masih menggunakan alat bantu pernapasan di RSUD Bari.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji yang menjenguk Bripka Reza mengapresiasi keberanian anak buahnya. Anom mengingatkan Reza, kejadian yang dia alami merupakan risiko anggota Polri dalam memberantas kejahatan.
"Ini bagian dari risiko Polri dalam memberantas kejahatan. Alhamdulillah, anggota kami baik-baik saja dan tidak kurang suatu apa pun. Ini kerja yang bagus dan teladan untuk anggota yang lain," kata Anom.