Alex Nurdin Sebut Semua Saksi Kasus Jual Beli Gas Buang Badan

Era Neizma Wedya
Alex Noerdin hadir secara langsung dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (17/5/2022). (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyebut sejumlah saksi dalam persidangan kasus korupsi pebelian gas bumi oleh BUMD Pemprov Sumsel, PDPDE, banyak yang memberikan keterangan tidak benar. Alex mengibaratkan apa yang dilakukan para saksi buang badan, karena apa yang disampaikan tidak benar. 

Hal itu disampaikan Alex saat menjadi saksi atas terdakwa Muddai Madang, mantan Komisaris PDPE di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (17/5/2022). "Saksi buang badan semua. Apa yang mereka sampaikan itu tidak benar. Risiko (kerugian negara) itu ada di DLKN setelah terjadi jual beli gas dan seterusnya," kata Alex.

Alex juga memaparkan jawaban atas pertanyaan JPU Kejagung, Muhammad Zulkifli terkait kerja sama PDPDE dengan PT Dika Karya Lintas Nusantara (DKLN) yang direktur utamanya adalah Muddai Madang.

Menurutnya, sebagai Gubernur Sumsel pada saat itu, dirinya sudah mengajukan izin permohonan alokasi gas negara untuk Sumsel pada 13 Oktober 2009, lalu ke BPMigas. 

Dan gas tersebut akan dikelola oleh perusahaan PDPDE, untuk sumber kelistrikan kawaaan Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA). Saat itu PLN hanya mampu mengcover sekitar 70 persen kelistrikan untuk Sumsel. "Makanya kami mencari jalan pemanfaatan gas sebagai sumber energi listrik untuk kawasan TAA," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Alex Noerdin Hadiri Langsung Sidang Korupsi di PN Palembang

57 tahun lalu

Foto Alex Noerdin dalam Rutan Beredar Luas, Kemenkumham Sumsel Terjunkan Tim

57 tahun lalu

Foto Alex Noerdin Tanpa Baju di Rutan Beredar, Ini Tanggapan Kuasa Hukum

57 tahun lalu

Hakim Ketua Kasus Korupsi yang Menjerat Alex Noerdin Diganti

57 tahun lalu

Kuasa Hukum Alex Noerdin Tunjukkan Proposal, Saksi Sebut Surat Permohonan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal