Sedangkan, untuk referensi percontohan, NU akan menghadirkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni untuk menyampaikan kisah sukses sebagai daerah yang menjadi pelopor optimalisasi pemanfaatan EBT dalam kehidupan masyarakat, kata anggota Komisi VI DPR ini.
Menurut mantan Ketua Umum GP Ansor ini, pemateri yang dihadirkan dalam halaqah tersebut sangat relevan dengan upaya NU melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM dan petani sawit.
Harapannya, kata dia, NU bisa menghadirkan suatu model yang operasional dalam pengendalian perubahan iklim serta pengelolaan pengembangan ekosistem perkebunan sawit berkelanjutan.
“Dengan demikian, ke depan Indonesia mempunyai model dalam pengembangan, baik itu untuk lahan sawit maupun pertambangan yang selaras antara dimensi ekologi, ekonomi, dan sosial. Itu yang menjadi harapan agar subtema dalam harlah NU kali ini, yaitu “Lestari Alamnya, Sejahtera Petaninya,” kata dia.