Lalu, dia melihat daun kelapa dan pepaya di kebunnya terlihat bekas terbakar dan menemukan batu tertancap di tanah yang di keliling batu itu terdapat tanah yang menyembul seperti bekas ledakan.
"Setelah itu saya mencoba mencari tahu jenis batuan ini, namun tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya saya bergabung ke Komunitas Meteor Indonesia, di sana saya mencari orang yang memahami batu meteor," katanya.
Robi pun mencoba menjalin komunikasi dengan orang tersebut dan menanyakan jenis batu yang dimiliki. Orang itu pun memberitahukan bahwa batu yang dimiliki merupakan batu meteor.
Bahkan, dari penjelasan orang tersebut batu yang ditemukan itu merupakan batuan meteor jenis langka yaitu campuran batuan dengan logam, tembaga, dan emas.
Setidaknya ada sejumlah jenis batuan meteor yang ditemukannya. Saat diuji, magnet dapat menempel di seluruh batuan yang ditemukan tersebut.