Warga Nagari Lasi Sumbar Tetapkan Sumpah Adat, Larang Tebang Pohon dan Berburu Burung

iNews
Untuk pertama kalinya di Sumatera Barat (Sumbar), warga Nagari Lasi, Kabupaten Agam, menetapkan sumpah adat demi menjaga kelestarian alam dari kerusakan. (Foto: iNews).

Larangan menebang pohon juga ditegaskan, mulai dari pohon di jalan raya hingga ke puncak Gunung Marapi.  

Ketua KAN Lasi, Jamalul Ihsan Datuak Sati, menegaskan bahwa keberadaan burung sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. 

Dia menjelaskan, warga yang melanggar akan dikenai sanksi sesuai aturan adat, sementara warga yang menikah diwajibkan menanam dua pohon sebagai simbol tabungan keluarga.  

"Ada sanksinya bagi yang melanggar," kata Jamalul Ishan di lokasi.

Dinas Kehutanan Sumatera Barat turut mendukung penuh program ini dengan menyiapkan bibit pohon untuk masyarakat. 

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Sumbar, Antonius Vevri menyebut langkah ini sangat positif karena lahir dari inisiatif masyarakat sendiri dan menjadi yang pertama di Sumatera Barat.  

"Program ini justru muncul dari masyarakat, yang biasanya kita selalu menganjurkan dan mengajak masyarakat untuk ini. Pada hari ini malah diinisiasi oleh masyarakat dan ini sangat-sangat positif sekali," ujar Antonius.

Para ninik mamak dan Wali Nagari Lasi berharap keputusan adat ini dapat menjadi contoh bagi nagari lain untuk ikut melindungi kelestarian alam. Sebagai pengingat, plang larangan menembak dan memikat burung telah dipasang di sejumlah titik.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Kayu Gelondongan Menumpuk di Permukiman Warga Pidie Jaya Terbawa Banjir Bandang

57 tahun lalu

Penyelundupan 620 Burung Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Akan Dibawa ke Jawa

57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung di Karangasem, Ditemukan 12 Jenis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal