PADANG, iNews.id – Pendataan dampak kerusakan maupun korban akibat gempa berkekuatan 5,6 skala richter (SR) yang dimutakhirkan menjadi 5,3 SR di Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), terus dilakukan. Hingga Kamis (28/2/2019) siang, jumlah korban luka akibat peristiwa ini mencapai 42 orang.
"Mereka kami rawat di tiga puskesmas dan satu orang sudah dirujuk ke RSUD," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solok Selatan Novirman, Kamis (28/2/2019).
Dia merinci, ke-42 korban luka akibat gempa ini menjalani perawatan di empat puskesmas dan satu di RSUD. Ada sebanyak 35 orang yang menjalani perawatan di Puskesmas Mercu, lalu tiga warga di Puskesmas Abai, dan dua orang di Puskesmas Talunan. Selain itu, ada dua warga dirawat di Puskesmas Bidar Alam, namun seorang di antaranya telah dirujuk ke RSUD.
Dia mengungkapkan, rata-rata korban terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan mengalami luka di bagian atas badan.
"Seperti terluka di kepala. Bahkan ada satu warga yang (kepalanya) harus mendapat 12 jahitan," kata Novirman.