"Kami belum mengetahui penyebab kebakaran lahan kelapa sawit ini," katanya.
Dia menambahkan saat ini kondisi cuaca panas dan angin kencang melanda Agam sejak beberapa pekan lalu.
Sebelumnya sekitar 21 hektare lahan kelapa sawit di Jorong Aia Maruok, Nagari Persiapan Durian Kapeh, Kecamatan Tanjungmutiara, juga hangus terbakar.
"Kami kesulitan dalam memadamkan api, karena yang terbakar lahan gambut, cuaca sangat panas dan angin kencang melanda daerah itu," katanya.
Dengan kondisi itu, Syafrizal mengimbau warga tidak membakar hasil perambahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan apalagi saat kondisi cuaca panas ini.
"Jangan membakar hasil rambahan karena berpotensi menjalar ke lahan lain," katanya.