Kabut Asap Kepung Dhamasraya Sumbar, Warga Diimbau Pakai Masker

Budi Sunandar
Kabut asap menganggu lalu lintas jalan di Dhamasraya Sumbar. (Foto: iNews/Budi Sunandar).

DHAMASRAYA, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali muncul di Kabupaten Dhamasraya, Sumatera Barat (Sumbar). Kondisi ini terjadi karena embusan angin dari tenggara dan selatan menuju ke utara, sehingga wilayah tersebut ikut terdampak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dhamasraya, Adlisman mengatakan, kondisi ini terjadi sejak dua hari terakhir. Sementara ini, masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Kurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau terpaksa harus keluar, pakailah masker," kata Sekda Adlisman kepada wartawan di Kabupaten Dhamasraya, Sumbar, Kamis (17/10/2019).

Dia mengatakan, kabut asap ini merupakan kiriman daerah kabupaten/kota yang terdampak langsung karhutla. Asap yang muncul tersebut kemudian terbawa angin hingga mencemari daerahnya.

Pantauan iNews, indeks kualitas udara di daerah tersebut masuk kategori tidak sehat. Meski begitu, belum ada instruksi atau kebijakan dari pemerintah daerah (pemda) untuk meliburkan pelajar sekolah.

Sedangkan di jalan-jalan raya, seluruh kendaraan tampak memperlambat lajunya. Selain itu, lampu penerangan lalu lintas juga menyala meski di siang hari untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Sebab, jarak pandang hanya berkisar satu kilometer di pagi hari.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karhutla Landa 5 Wilayah di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Hutan

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Karhutla di Kutai Barat Kaltim, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Karhutla di Nunukan Hanguskan 3 Hektare Lahan, Api Belum Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal