“Perekrutan anggota NII juga digelar secara terstruktur dan sistematis,” terangnya.
“Untuk bergabung menjadi warga NII, seseorang harus melalui 4 tahap perekrutan yang disebut pencorakan yaitu P1 (pencorakan 1), P2, PL/P3 dan P4,” sambungnya.
Lebih lanjut, Densus mendeteksi potensi ancaman teror NII Sumbar. Ingin mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi Syariat Islam secara kaffah. Memiliki niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI sedang dalam keadaan kacau.
“Melakukan berbagai kegiatan i’dad (persiapan serangan teror) secara rutin,” terangnya.
Selain itu, kata Aswin, merencanakan persiapan logistik serangan teror berupa senjata tajam golok serta produsen senjata tajam pandai besi, merekrutan anggota secara masif di wilayah Sumbar dengan melibatkan anak-anak di bawah umur dan memiliki hubungan dengan kelompok teror di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.(*)