Upaya selanjutnya untuk membangun nagari tertinggal adalah membentuk tim percepatan akses keuangan daerah. Upaya ini diharapkan nagari tertinggal mendapatkan layanan perbankan, KUR, kredit, dan kebutuhan layanan transaksi keuangan lainnya. Untuk itu, dari tiap perbankan bisa hadir di nagari tersebut agar memberikan pelayanan yang optimal.