Cerita Topeng Labu, Tradisi Turun Temurun Warga Muarojambi Bersilaturahmi Lebaran

Azhari Sultan
Tradisi topeng labu yang dilakukan warga Muarojambi saat perayaan lebaran. (foto: MPI/Azhari Sultan)

Karena dinilai memiliki historis yang merakyat, pada tahun 2009 lalu pegiat kebudayaan setempat melakukan sedikit riset.

Hasil diskusi dengan warga, cerita rakyat tersebut diangkat dan menjadikannya sebagai tradisi. Sehingga setiap datang Hari Raya Idul Fitri, para warga Desa Muarojambi menggelar Festival Topeng Labu. 

Festival ini diiringi berbagai permainan alat musik, seperti gendang, gong dan sebagainya agar lebih menarik.

Selanjutnya sembari menari, para pemain Topeng Labu bersilaturahmi dengan warga yang menunggu di teras rumah masing-masing.

"Setiap rumah masyarakat disinggahi dan menari. Karena rumah masyarakat mempunyai teras, mereka menunggu di situ. Diiringi musik dan lantunan serta pantun," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Warga SAD Geruduk Kantor Bupati Merangin, Tagih Janji ke Pemda

57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal