JAMBI, iNews.id - Perayaan lebaran di Desa Muarojambi, Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi sedikit berbeda dengan daerah lain. Di daerah ini ada tradisi masyarakat setempat yang unik dinamakan 'Topeng Labu' saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Pegiat kebudayaan Mukhtar Hadi mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan dilatarbelakangi cerita rakyat.
Dari cerita leluhur, dahulu ada orang di Desa Muaraojambi ini yang dilanda penyakit kusta. Sesuai kebijakan Tua Tengganai setempat, orang yang mengidap penyakit tersebut harus tinggal di hutan sementara waktu hingga datang kesembuhan.
Kemudian hari, minggu dan bulan terus berganti hingga datang Idul Fitri. Warga pengidap penyakit kusta tersebut pun merasa rindu untuk bertemu sanak keluarga dan suasana perkampungan yang telah lama ditinggalkan.
Karena penyakitnya belum juga sembuh dan menghawatirkan orang di sekitarnya, dia menggunakan topeng yang terbuat dari labu. Kemudian dia mendatangi perkampungan tempat tinggalnya untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat setempat.