Cerita Rakyat di Padang Sumatera Barat: Siti Nurbaya, Kasih yang Tak Sampai

Chairun Nisa
Cerita Rakyat di Padang Sumatera Barat Siti Nurbaya Kasih Tak Sampai. (Foto: ist)

Namun di balik kisah sedih ini, ada banyak nilai-nilai berharga yang bisa diambil, bagaimana perjuangan Siti Nurbaya memperjuangkan hak-hak perempuan dari sudut pandangnya, bagaimana ia berusaha untuk melawan nilai patriarki dan pendidikan bagi kaum perempuan di zaman dahulu sangat bisa dicontoh. 

Kisah Siti Nurbaya diabadikan dalam tulisan karya Marah Rusli. Kisah ini dibukukan hingga dapat dibaca oleh lintas generasi. Kisah yang berawal dari Siti Nurbaya, Syamsul Bahri dan Datuak Maringgih. 

Siti Nurbaya merupakan anak seorang bangsawan kaya raya yaitu Sultan Mahmud Syah-Baginda Sulaiman. Siti Nurbaya dikenal cerdas serta memiliki prinsip hidup yang kuat. 

Pemikiran yang berbeda dari para sepupunya tentang pernikahan dan berbagai adat yang kental akan patriarki membuat daya tarik tersendiri dari Siti Nurbaya. 

Pesona ini juga membuat Datuk Maringgih seorang pria tua kaya raya yang memiliki banyak istri terpesona dan ingin menjadikan siti nurbaya sebagai istri mudanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

310 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari BNPB

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Cek Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur di Sumbar

57 tahun lalu

Update Korban Galodo Agam, 192 Orang Tewas dan 70 Hilang

57 tahun lalu

Akses Jalan di Sumbar Sudah Terbuka, Daerah Terdampak Banjir Kini Bisa Dijangkau

57 tahun lalu

Polda Riau Kirim Peralatan ke Aceh dan Sumbar untuk Bersihkan Lokasi Terdampak Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal