Calon Pendeta Gantung Diri Tinggalkan Surat, Minta Orang Tua Tak Pindah Gereja

Rus Akbar
Warga saat mengevakuasi mahasiswa calon pendeta yang ditemukan tewas gantung diri di belakang gereja di Mentawai, Sumbar. (Foto: Istimewa)

"Sebelum meninggal, hari Senin (22/3/2021), SS sempat menyemprot rumput di sekitar pekarangan GBI Silaoinan. Tapi apa masalah utama kenapa dia mau bunuh diri, kami tidak tahu. Memang ada informasi kedua orang tuanya mau pindah ke Desa Matobe dan mau menjual rumahnya di Dusun Trans Pumagirat," kata Bilmar, Rabu (24/3/2021).

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi mengatakan, dari pemeriksaan sementara, mayat tergantung di Dusun Silaoinan Barat itu diduga kuat bunuh diri. Hasil visum juga menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kalau dilihat dari tanda-tanda di tubuh korban, kejadin ini murni bunuh diri karena tidak ditemukan kekerasan di tubuhnya. Setelah divisum, hasilnya juga korban bunuh diri," kata AKP Tirto Edhi.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya, Nasprita Saleleubaja (17). Dia awalnya mencari adiknya di gereja tersebut. Dia melihat pintu depan GBI Silaoinan tertutup. Dia mencoba mengetuk beberapa kali, tapi tidak ada sahutan.

"Karena tidak ada sahutan dari dalam, maka saya langsung buka pintu depan itu. Setelah pintu terbuka, saya melihat pintu belakang Pastori GBI Silaoinan terbuka," katanya, Rabu (24/3/2021).

Dia pun langsung ke belakang rumah. Namun, dia malah menemukan korban sudah tergantung dengan kain di sebuah pondok, di belakang Pastori GBI Silaoinan. Kaget, dia langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga di sekitar gereja. Penemuan mayat korban itu membuat warga setempat geger.

"Saya langsung memberitahukan kepada warga di sekitar gereja ada orang yang tergantung," ucapnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar Ricuh, Dipicu Lemparan Petasan ke Polisi

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa Amarah Brawijaya di DPRD Kota Malang Ricuh, Dipicu Bakar Bak

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Depan DPRD Surabaya Diwarnai Aksi Bakar Ban

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Flyover Makassar Memanas, Massa Bakar Ban hingga Sandera Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal