Ada Retakan Tebing Ngarai Sianok akibat Gempa, Pengguna Jalan Diminta Waspada Runtuhan Susulan

Antara
Ngarai Sianok yang mengalami longsor dan meninggalkan retakan aibat gempa di Bukittinggi. (Foto: Antara).

Menurutnya, warga sekitar dan pengguna jalan saat ini masih bisa melalui jalan yang menghubungkan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi tersebut.

"Meski masih tergolong aman, warga dan pengguna jalan diminta tetap waspada saat melalui jalan di bawah retakan tebing ini," katanya. 

Saat gempa terjadi, kata dia lokasi tersebut ditutup sementara oleh kepolisian setempat karena dinding tebing ngarai yang rentan runtuh.

Gempa dengan skala 4,5 magnitudo itu terjadi sekitar pukul 12.21 WIB, getaran gempa kuat terasa hingga menggetarkan rumah dan kaca jendela.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa itu terjadi di lokasi 0.30 LS, 100.28 BT di wilayah 9 kilometer Barat Laut Bukittinggi, Sumbar, dengan kedalaman 10 kilometer.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tebing Malalak Longsor, Jalur Alternatif Padang-Bukittinggi Ditutup bagi Pemudik

57 tahun lalu

Update Gempa M 5,6 Guncang Sinabang Simeuleu Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Penambang Batu di Lebak Tewas Tertimpa Longsoran Tebing

57 tahun lalu

Tebing Setinggi 20 Meter Longsor di Sumowono Semarang, Akses 4 Dusun Terputus

57 tahun lalu

Tebing Longsor di Banjarnegara, 5 Rumah Rusak dan 168 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal