PARIAMAN, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat meliburkan kegiatan belajar di sekolah dari mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) selama dua pekan. Keputusan tersebut terkait 31 orang anggota Polres Pariaman yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
"Kita dapat berita ada anggota kepolisian terpapar positif 31 orang. Tentu kita antisipasi hal ini agar tidak merebak lagi lebih luas," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin di Pariaman, Rabu (26/8/2020).
Dia mengatakan, antisipasi yang dilakukan Pemkot Pariaman yakni menutup kembali sekolah dari kegiatan belajar-mengajar selama dua pekan terhitung mulai Kamis (27/8/2020).
Kegiatan belajar yang semula sempat dilakukan dengan tatap muka dikembalikan ke mekanisme daring.
"Mulai besok sekolah ditutup hingga dua minggu kemudian," tuturnya.
Menurutnya, kasus Covid-19 di Pariaman memang meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya hanya 13 orang yang positif terjangkit Covid-19 di Pariaman. Namun per hari ini, Rabu (26/8/2020) jumlahnya melonjak menjadi 44 orang. Peningkatan tersebut berasal dari klaster Polres Pariaman.