WHO Sebut Dunia dalam Masa Bahaya, Varian Delta Menyebar di 98 Negara

Umaya Khusniah
Seorang remaja di Tel Aviv menerima suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

Dia pun mendesak para produsen vaksin seperti Pfizer-BioTech dan Moderna untuk berbagi pengetahuan dan teknologi. Hal ini sebagai cara untuk mempercepat pusat produksi vaksin mRNA (messenger ribonucleic acid) baru. 

"Semakin cepat kita mulai membangun lebih banyak pusat vaksin dan meningkatkan kapasitas vaksin global, semakin cepat kita dapat mengurangi lonjakan yang mematikan," tambahnya.

Tedros menyebut ada dua cara melawan lonjakan infeksi saat ini. Pertama, memastikan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial, seperti deteksi dini, pengawasan, pengujian, isolasi dan perawatan klinis, tersedia.

"Ini termasuk (pemakaian) masker, jarak fisik, menghindari tempat-tempat ramai dan menjaga area dalam ruangan berventilasi baik," katanya.

Kedua, dunia harus terbuka untuk berbagi alat pelindung, oksigen, tes, perawatan dan vaksin. Meskipun beberapa negara berbagi stok vaksin mereka, Tedros mengatakan jumlahnya masih sedikit.

"Saya telah mendesak para pemimpin di seluruh dunia untuk bekerja sama memastikan pada saat ini hingga tahun depan, 70 persen dari semua orang di setiap negara divaksinasi," katanya. 

Tedros menambahkan, ini merupakan cara terbaik untuk memperlambat pandemi, menyelamatkan hidup, mendorong pemulihan ekonomi yang benar-benar global dan mencegah varian berbahaya makin menyebar. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cara Mencegah Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa, Jangan Biarkan Kesepian

57 tahun lalu

Viral Siswa SD di Minahasa Selatan Meninggal Dunia Diduga usai Disuntik Vaksin di Sekolah

57 tahun lalu

Pengadaan Vaksin PMK di Malang Diduga Bermasalah, Polisi Periksa Kadis Peternakan Eko Wahyu Widodo 

57 tahun lalu

Padang Gempar, Seekor Anjing Liar Gigit 23 Warga

57 tahun lalu

Indonesia Kekurangan Dokter, Wakil Rektor UMY: Jumlahnya di Bawah Standar WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal