WHO Sebut Dunia dalam Masa Bahaya, Varian Delta Menyebar di 98 Negara

Umaya Khusniah
Seorang remaja di Tel Aviv menerima suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyatakan,  hampir 25 persen infeksi baru di Amerika telah dikaitkan dengan varian Delta. Jumlah pasien ini naik enam persen pada awal bulan lalu.

Sementara Public Health England melaporkan, varian tersebut menyumbang 99 persen dari tes Covid-19. Sementara Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa menyatakan, varian Delta bertanggung jawab atas 90 persen kasus positif Covid di kawasan tersebut. 

Di Asia, virus varian ini juga menyebar hingga ke Australia. Jumlah kasus positif Covid bertambah tiap harinya dan memaksa pemerintah mempercepat proses vaksinasi. Bahkan, Malaysia memberlakukan lockdown ketat untuk menekan laju pertambahan kasus harian. 

Tedros pun mendesak pemerintah segera memvaksinasi minimal 10 persen dari populasi di negaranya. Dimulai dari petugas garda depan hingga kelompok rentan. 

"Ini akan mengakhiri tahap akut pandemi dan menyelamatkan banyak nyawa," katanya. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cara Mencegah Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa, Jangan Biarkan Kesepian

57 tahun lalu

Viral Siswa SD di Minahasa Selatan Meninggal Dunia Diduga usai Disuntik Vaksin di Sekolah

57 tahun lalu

Pengadaan Vaksin PMK di Malang Diduga Bermasalah, Polisi Periksa Kadis Peternakan Eko Wahyu Widodo 

57 tahun lalu

Padang Gempar, Seekor Anjing Liar Gigit 23 Warga

57 tahun lalu

Indonesia Kekurangan Dokter, Wakil Rektor UMY: Jumlahnya di Bawah Standar WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal