Sulut Ekspor Santan Beku ke China dan Thailand

Antara
Kabid Daglu Disperindag Sulut, Darwin Muksin. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor santan beku ke China dan Thailand pada akhir Mei 2021. Permintaan santan beku dari kedua negara tersebut cukup tinggi.

"Meskipun adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, namun permintaan santan beku dari China dan Thailand tetap ada," kata Kabid Daglu Disperindag Sulut Darwin Muksin, di Manado, Selasa (8/6/2021).

Santan beku yang diekspor ke China sebanyak 25 ton dengan nilai devisa sebesar 18.275 dolar Amerika Serikat.

Sedangkan, santan beku yang diekspor ke Thailand jauh lebih banyak yakni 48 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 65.668 dolar AS.

Santan beku, merupakan produk baru turunan kelapa asal Sulut yang diekspor, sehingga pasar tujuan masih kecil.

Pemerintah akan terus berupaya agar semakin banyak pasar untuk produk santan beku tersebut.

"Kami akan terus mencari pasar baru buat produk ekspor Sulut, setidaknya bisa menyamai negara tujuan ekspor tepung kelapa," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Komodo ke Thailand, Per Ekor Dijual Rp500 Juta!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal