Rapid Test di Pasar Pinasungkulan Manado Ricuh, Puluhan Pedagang Tolak Diperiksa

Arther Loupatty
Puluhan pedagang Pasar Pinasungkulan menolak rapid test massal yang digelar oleh Tim Puskesmas Ranotana, Kota Manado, Sulut, Sabtu (20/6/2020). (Foto: iNews.id/Arther)

Sementara Kabag Operasi Polresta Manado Kompol Alkat Karouw mengatakan, kericuhan yang terjadi di Pasar Pinasungkulan merupakan puncak kemarahan para pedagang karena pasar itu sepi dari pembeli. Polisi mengimbau para pedagang mendukung kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Kami mengimbau para pedagang mendukung program pemkot untuk sama-sama berjuang melawan penyebaran Covid-19," kata Alkat.

Setelah pengamanan dari Polsek Wanea dibantu unsur TNI dari Koramil 1309/03 Karombasan, kericuhan di pasar bisa diredam dan kembali aman terkendali. Personel TNI-Polri kemudian memediasi pihak-pihak yang bersitegang untuk mencapai kesepakatan bersama.

Editor : Arther Loupatty
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Manado Terima Bantuan 1.000 Alat Rapid Test untuk Deteksi Covid-19

57 tahun lalu

Warga yang Masuk Manado Wajib Bawa Surat Keterangan Perjalanan

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan GOR KONI Manado Saat Gempa Besar, Warga Sario

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Manado Hari Ini 5 Maret 2026, Lengkap dengan Doa Berbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal