Proyek Tanggul Danau Tondano Senilai Rp200 Miliar Terhambat, Ini Penyebabnya  

Antara
Ilustrasi - Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw melihat langsung pembersihan Danau Tondano. (Foto: Antara/HO-Dokumentasi pribadi)

Progres pembangunan sampai saat ini masih di bawah 10 persen, dan dikhawatirkan tidak akan terserap maksimal bila klaim kepemilikan sempadan danau tersebut tidak diselesaikan.

"Kontrak pembangunan proyek tersebut hingga tahun 2023 mendatang. Kami akan berupaya maksimal agar pembangunan tanggul ini bisa selesai sesuai kontrak," ujarnya.

Ia menyebut, anggaran yang diplot untuk pembangunan proyek itu mencapai Rp200 miliar.

"Kami berharap dukungan para pemangku kepentingan, Bupati Minahasa, Gubernur Sulut termasuk masyarakat di sekitar danau Tondano, pembangunan tanggul ini bisa terlaksana," ajaknya.

Pembangunan tanggul pembatas badan air danau selain mencegah abrasi dan sedimentasi, juga diharapkan meminimalisasi alih fungsi dan okupasi lahan di kawasan tepi danau.

"Danau Tondano sebagai sumber air harus dijaga, dilindungi dan dilestarikan untuk kesejahteraan masyarakat. Danau ini merupakan aset negara yang harus dijaga agar tidak berkurang, caranya dengan membuat batas, tanggul berupa sempadan danau," jelasnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggul Kalimalang Jebol, Ratusan Rumah di Karawang Terendam Banjir 

57 tahun lalu

Tanggul Jebol Picu Banjir Besar di Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam

57 tahun lalu

Daftar 4 Perusahaan Ditindak akibat Karhutla di Riau

57 tahun lalu

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, 4 Perusahaan Ditindak

57 tahun lalu

2 Pembakar Hutan dan Lahan di Batanghari Ditangkap saat Kumpulkan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal