Proyek Tanggul Danau Tondano Senilai Rp200 Miliar Terhambat, Ini Penyebabnya  

Antara
Ilustrasi - Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw melihat langsung pembersihan Danau Tondano. (Foto: Antara/HO-Dokumentasi pribadi)

MINAHASA, iNews.id - Klaim kepemilikan lahan di sempadan Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) menghambat pembangunan tanggul pembatas badan air danau. Saat ini tanggul pembatas sementara dikerjakan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) I.

"Kita akan membangun tanggul sepanjang 8,4 kilometer di tahun ini, tapi yang bisa kita akses baru 1,2 kilometer," kata Kepala BWSS I, I Komang Sudana di Manado, Sabtu (13/8/2022).

Menurut dia, balai sungai tidak bisa bergerak bebas melakukan pembangunan tanggul karena klaim kepemilikan sempadan danau oleh warga setempat.

Nantinya di atas tanggul yang dibangun tersebut akan ada area publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk jogging track.

"Ini kendala kami (klaim kepemilikan masyarakat) saat membangun tanggul di Danau Tondano," ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggul Kalimalang Jebol, Ratusan Rumah di Karawang Terendam Banjir 

57 tahun lalu

Tanggul Jebol Picu Banjir Besar di Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam

57 tahun lalu

Daftar 4 Perusahaan Ditindak akibat Karhutla di Riau

57 tahun lalu

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, 4 Perusahaan Ditindak

57 tahun lalu

2 Pembakar Hutan dan Lahan di Batanghari Ditangkap saat Kumpulkan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal