"Selain itu, strategi seperti penambahan fakultatif elpiji dari awal masa Satgas telah dilakukan dengan menambah 4% dari konsumsi normal selama 4 hari kerja masing –masing pada 9, 24, 25 dan 31 Desember dengan total lebih dari 2 juta tabung,” tutur Laode.
Lebih lanjut Laode mengatakan adanya prediksi konsumsi yang tinggi untuk tempat - tempat wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi saat libur tahun baru sudah diantisipasi oleh Pertamina, selain kebutuhan penggunaan elpiji untuk konsumsi rumah tangga memasak.
“Khusus untuk distribusi LPG, Pertamina telah menyiagakan juga 42 SPBBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji) dan menyiagakan 16 titik SPBBE Kantong. Jadi kami pastikan pasokan elpiji aman selama libur Tahun Baru,” katanya.