Ketua Umum Badan Takmir Masjid At-Taubah menyampaikan, suka cita sekaligus sujud syukur dengan adanya inisiatif seluruh pihak untuk menggelar acara yang besar itu.
"Alhamdulillah kegiatan yang merupakan agenda tahunan Tamirul ini sukses dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan pembinaan yang mengangkat budaya dan kearifan lokal Gorontalo ini dapat lebih mempererat tali silaturahmi antar sesama warga binaan di Lapas Kelas IIA Gorontalo," katanya.
Selain menggelar zikir dan doa, Tolangga atau wadah besar yang dihiasi kue dan makanan serta minuman yang dibuat oleh warga binaan, turut dinilai oleh dewan juri.
"Setelah penilaian oleh dewan juri, tak dapat dihindari seluruh warga binaan dan petugas tumpah ruah, berebutan sajian kue yang ditampilkan pada Tolangga dan Toyopo," ujarnya.