Perampingan BUMN Berlanjut, Target Hanya 30 Perusahaan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id  - Perampingan BUMN saat ini akan dilanjutkan. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menargetkan hingga menyisakan 30 perusahaan.

Saat ini, sudah 108 BUMN yang dirampingkan menjadi 41 perusahaan. Dalam cetak biru Kementerian BUMN, ditargetkan jumlah BUMN akan dikurangi menjadi 30 perusahaan. Itu berarti masih ada 11 BUMN yang akan dirampingkan.

Menurut dia, perampingan dilakukan karena ada BUMN yang secara operasional dan struktur keuangan terus merugi dan tidak sehat. 

"Kita sudah membuktikan, banyak (BUMN) bukan berarti sehat, justru dengan efisiensi, transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, dan perbaikan model bisnis, Alhamdulillah transformasi yang dijalankan, hari ini sudah mendapatkan hasil yang baik," kata ErickThohir, saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Dia mengungkapkan, perbaikan kinerja BUMN dapat terlihat jelas dalam peningkatan kontribusi bagi negara yang mencapai Rp1.198 triliun selama 3 tahun terakhir atau naik Rp60 triliun pada saat pandemi Covid-19.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Perekonomian Daerah, BRI Dukung Bazar UMKM Jelajah Kuliner Indonesia 2025

57 tahun lalu

Ratas di Kertanegara, Prabowo Minta Siapkan 2.000 Talenta Muda untuk di BUMN dan Swasta

57 tahun lalu

Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Dipecat, Termasuk Alex Pastoor hingga Denny Landzaat

57 tahun lalu

Prabowo Serahkan Aset Tambang Rp300 Triliun Rampasan Kasus Korupsi ke PT Timah di Babel

57 tahun lalu

2026, Pemerintah Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Tak Laporkan Lowongan Kerja ke Kemnaker 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal